Saturday, December 29, 2012

Hukum Bernazar


Assalamualaikum,nak share sikit pasal permasalahan hukum bernazar. Sebenarnya,tahukah kite ape itu nazar? Ramai masyarakat Islam hari ini melakukan atau mengamalkan amalan bernazar ini ,namun tahukah mereka ape itu nazar dan ape hukumnya? Adakah ade dalil2 atau nas2 yang berkaitan amlan nazar ini.





Ok,nazar di sini bermaksud satu perjanjian seorang hamba kepada Allah untuk melakukan sesuatu amalan ibadah yang hukum asalnya tidak wajib. Apabila Allah memenuhi permintaan hamba tersebut maka dia mewajibkan dirinya untuk menjalankan ibadah yang telah dijanjikannya itu. Jelas bukan? Ia merupakan satu perjanjian dan wajib memenuhinya. Akan tetapi,apakah hukum asal bernazar?

Hukum bernazar adalah makruh dan tidak disukai. Dalilnya adalah hadits Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi صلى الله عليه وسلم melarang untuk bernazar, beliau bersabda :

لا تنذروا فإن النذر لا يغني من القدر شيئا وإنما يستخرج من البخيل

“Janganlah kalian bernazar. Sesungguhnya ia tidak bisa mempengaruhi takdir. Sesungguhnya nazar itu hanya dilakukan oleh orang yang kikir.” [HR Muslim (1640)]
Di dalam riwayat Ibnu Umar:

النذر لا يقدم شيئا ولا يؤخره وإنما يستخرج به من البخيل

"Nazar itu tidak bisa mempercepat datangnya sesuatu atau memperlambatnya. Sesungguhnya nazar itu hanya dilakukan oleh orang yang kikir." [HR Muslim (1639)]
Para ulama menjelaskan makna kalimat “Sesungguhnya nazar itu hanya dilakukan oleh orang yang kikir”. Maknanya adalah pada umumnya seorang yang kikir tidaklah pernah mau mengeluarkan hartanya kecuali bisa mendapatkan gantinya dalam jumlah yang lebih banyak dalam waktu yang cepat. Begitupula seorang pelaku nazar biasanya tidak pernah melakukan nazar secara murni sukarela, akan tetapi dia melakukan nazar sebagai imbalan atas pengabulan permintaannya, seperti penyembuhan penyakit atau hal-hal yang lainnya.
Konklusinya,hukum untuk bernazar adalah makruh dan tidak disukai kerana kemungkinan kita akan menyalahkan suatu takdir yg telah ditetapkan oleh Allah. Akan tetapi mesti diingatkan jika kita sudah bernazar dan ALLAh memenuhi kehendak kita maka diwajibkan ke atas kita untuk melaksanakan tuntutan nazar tersebut.

Rasanye cukuplah untuk itu buat sementara ini, diingatkan kepada kawan2 yang akan mendpt result SPM nanti,jgnlah bernzar yer,tetapi tidak salah jika mahu.Yang penting,yakinlah bahawa setiap yang ALLAH beri dan kurniakan kepada kita pasti ade hikmahnya sesungghnya DIA lah yang Maha Mengetahui. Walaupun kita tidak akan menyukai suatu ketentuan itu,ingatlah bahawa kemungkinan ketentuan itu adalah yang terbaik untuk kita. Yakinlah dengan Allah. Sekian , p/s: Hukum diatas adalah dipetik daripada soal jawab permasalahan nazar dalam page Tanyalah Ustaz di FB.



No comments:

Post a Comment